Thursday, March 24, 2011

pelajaraan


Gerak adalah salah satu bentuk tanggapan (respon) organisme terhadap rangsangan (stimulus). Tumbuhan sebagai makhluk hidup juga melakukan gerak. Namun, gerak yang dilakukan tumbuhan tidak seperti yang dilakukan hewan maupun manusia. Gerakan pada tumbuhan sangat terbatas.
Gerakan yang dilakukan oleh tumbuhan hanya dilakukan pada bagian tertentu, misalnya ujung tunas, bagian ujung akar ataupun pada bagian lembar daun tertentu. Pada prinsipnya gerakan pada tumbuhan terjadi karena adanya proses pertumbuhan dan adanya kepekaan terhadap rangsangan atau irritabilitas yang dimiliki tumbuhan tersebut. Sebagai tanggapan terhadap rangsangan tersebut, tumbuhan melakukan gerakan yang mungkin menuju atau menjauhi kearah rangsang atau melakukan gerak tanpa menunjukkan arah tertentu.
Gerak pada tumbuhan terjadi karena tekanan turgor, tumbuh atau pindah tempat yang disebabkan karena adanya rangsangan. Menurut penyebabnya gerak pada tumbuhan dibedakan menjadi:
A.    Gerak Etionom
Gerak tumbuhan yang disebabkan oleh rangsangan dari luar. Berdasarkan sifatnya gerak etionom dibedakan menjadi:
1.         Tropi atau Tropisme
Adalah gerak bagian tubuh tumbuhan kearah rangsang (tropi positif) dan menjauhi rangsang (tropi negatif), meliputi:
a.            Fototropisme (heliotropi)
Adalah gerak batang kearah cahaya. Jika menuju cahaya termasuk gerak fototropisme positif dan jika menjauhi cahaya termasuk gerak fototropisme negatif. Contoh:
Tanaman biji-bijian yang sedang tumbuh tunasnya (fitotropi positif)
b.            Geotropisme
Adalah gerak bagian tumbuhan karena pengaruh grafitasi bumi. Jika tumbuh keatas termasuk gerak geotropisme negatif dan jika kebawah termasuk gerak geotropisme positif. Contoh:
Pertumbuhan akar yang selalu menuju kedalam tanah (geotropisme positif)
c.            Hidrotropisme
Adalah gerak bagian tumbuhan ke arah yang basah atau berair. Jika menuju tempat yang berair termasuk hidrotropisme positif dan jika menjauhi termasuk hdrotropisme positif. Contoh:
Arah pertumbuhan ujung akar di dalam tanah yang selalu menuju tempat yang berair (hidrotropisme positif)
d.            Tigmotropi
Adalah gerak membelok bagian tanaman sebagai akibat persinggungan. Contoh:
Membelitnya ujung batang dan sulur Cucurbitaceae  
e.            Kemotropi
Adalah gerak karena rangsang kimia. Contoh:
Akar menuju atau menjauhi zat makanan
2.         Taksis (gerak pindah tempat)
Adalah gerak pindah tempat oleh tumbuhan (bersel satu) atau bagian tumbuhan menuju atau menjauhi arah datangnya rangsang, meliputi:
a.            Fototaksis
Rangsangannya berupa cahaya. Contoh:
Cloroplas bergerak ke sisi sel yang mendapatkan cahaya matahari
b.            Kemotaksis
Rangsangannya berupa bahan kimia. Contoh:
Bakteri aerob selalu berkumpul pada tempat yang banyak oksigen
Spermatozoid bergerak menuju sel telur pada peristiwa pembuahan lumut, karera zat gula atau protein sebagai rangsangan
3.         Nasti
Adalah gerak bagian tubuh tumbuhan sebagai tanggapan dari rangsangan yang datangnya dari luar, berupa tekanan pada jaringan tertentu, meliputi:
a.            Seismonasti
Gerak akibat persinggungan. Contoh:
Gerak menutupnya daun putri malu (Mimosa pudica) bila terkena sentuhan
b.            Niktinasti
Gerak tidur yang rangsangannya adalah gelap. Contoh:
Gerak menutupnya daun majemuk pada daun petai cina waktu malam
c.            Fotonasti
Rangsangannya adalah cahaya. Contoh:
Mekarnya bunga pukul empat (Mirabilis jalapa) pada sore hari.
d.            Thermonasti
e.            Nasti Kompleks
B.      Gerak Endonom atau autonom (spontan)
Gerak tumbuhan yang tidak disebabkan rangsangan dari luar. Diduga rangsangan berasal dari tumbuhan itu sendiri. Gerak endono dibedakan menjadi 2:
1.         Endonom Nutasi
Gerakan spontan. Contoh:
Aliran sitoplasma pada tanaman air Hydrilla verticillata
2.         Endonon Higroskopis
Gerakan akibat kadar air yang rendah. Contoh:
Pecahnya kacang polong-polongan saat kering
Membuka menutupnya spongarium lumut oleh peristom
Membukanya anulus pada spongarum (kotak spora) pada tumbuhan paku-pakuan 
Adalah gerak yang disebabkan oleh pengaruh pertumbuhan kadar air

Pada manusia bagian tubuh yang merespon adanya rangsangan adalah syaraf. Tetapi pada tumbuhan adalah hormon tumbuhan (fitohormon). Pertumbuhan, perkembangan dan pergerakan tumbuhan dikendalikan oleh zat ini.
rangsangan         syaraf      respon
                          organisme
Sejauh ini dikenal sejumlah golongan zat yang dianggap sebagai fitohormon, yaitu:
1.        Auksin
Senyawa asam indol asetat (IAA) yang dihasilkan di ujung meristem apikal (ujung akar dan batang). Fungsi:
-           Membantu perkecambahan
-           Dominasi apikal
2.        Sitokinin
Merangsang pertumbuhan sel
3.        Giberelin atau asam giberelat (GA)
Senyawa yang dihasilkan oleh jamur giberella. Fungsi:
-           Pemanjangan tumbuhan
-           Berperan dalam partenokarpi
4.        Etilen
Ditemukan pada buah yang sudah tua
5.        Asam absisat (ABA)
6.        Asam Jasmonat
7.        Steroid (brasinosteroid)
8.        Salisiat
9.        Poliamina

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.